23 Oktober 2024

KELUBI (Kelas untuk Berbagi) Bersama Guru SD N 8 Mentok dan Perwakilan Guru dari SD N 6, SD N 12, dan SD N 23 Mentok

 Kelubi, asinan khas Babel rasanya asem-asem manis, tapi disukai banyak orang. Begitu pula dengan teknologi, bagi sebagian guru rumit untuk diterapkan, tetapi sangat dinantikan oleh murid.



Pada Selasa, 22 Oktober 2024, saya berkesempatan untuk berkolaborasi dalam kegiatan *KELUBI* (Kelas untuk Berbagi) bersama para guru dan kepala sekolah dari beberapa sekolah di Kecamatan Mentok, Bangka Barat. Kegiatan ini diadakan di SD N 8 Mentok, dengan dihadiri oleh perwakilan dari SD N 6, SD N 12, dan SD N 23. Acara ini bertujuan untuk berbagi praktik baik terkait pemanfaatan media pembelajaran yang telah kami kembangkan pada level 3 Sahabat Teknologi 2024.


Kegiatan ini berlangsung dalam suasana yang penuh semangat dan antusias. Para peserta tampak sangat tertarik dengan materi yang kami sajikan, terutama mengenai bagaimana media pembelajaran berbasis teknologi dapat meningkatkan efektivitas dan interaktivitas di kelas. Saya bersama Sahabat Teknologi 2024 dari kecamatan Mentok, Bangka Barat, memandu sesi berbagi ini, memperkenalkan berbagai alat dan strategi yang telah kami uji di kelas masing-masing.



Kolaborasi dan Pemanfaatan Media Pembelajaran

Dalam sesi ini, kami fokus pada media pembelajaran digital yang dapat membantu guru menciptakan pengalaman belajar yang lebih inklusif dan menyenangkan bagi siswa. Mulai dari penggunaan Canva, *Quizizz*, hingga game edukasi, kami menunjukkan bagaimana teknologi bisa menjadi alat yang sangat berguna untuk mendorong keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran.

Kolaborasi dengan Nur'Aini, Sahabat Teknologi 2024


Kami juga mendemonstrasikan beberapa media yang saya kembangkan di level 3 program Sahabat Teknologi, seperti gim edukasi *Jemari* yang dirancang untuk memfasilitasi pembelajaran kolaboratif. Peserta diajak untuk mencoba langsung media-media ini dan berdiskusi mengenai bagaimana mereka bisa mengimplementasikannya di sekolah masing-masing.


**Imbas Positif bagi Rekan Guru di Sekolah**

Hal yang paling menggembirakan adalah antusiasme peserta yang tinggi untuk menerapkan apa yang mereka pelajari di sekolah masing-masing. Setiap peserta berkomitmen untuk mengimbas materi praktik baik ini kepada rekan-rekan guru mereka di sekolah. Dengan begitu, diharapkan media pembelajaran berbasis teknologi dapat diterapkan lebih luas di berbagai sekolah, bukan hanya di Mentok, tetapi juga di kecamatan lain di Bangka Barat.


**Kesimpulan**

Kegiatan KELUBI ini menjadi wadah yang efektif untuk berbagi inspirasi dan praktik baik antar guru. Dengan semangat kolaborasi dan kemauan untuk terus belajar, kami berharap pendidikan di Bangka Barat, khususnya di Mentok, akan terus berkembang melalui pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran. Saya sangat bangga bisa menjadi bagian dari Sahabat Teknologi 2024, dan saya optimis kegiatan seperti ini akan membawa dampak positif bagi dunia pendidikan.


Terima kasih kepada seluruh peserta, kepala sekolah, dan guru yang telah berpartisipasi, serta kepada Sahabat Teknologi 2024 yang telah berkolaborasi dalam kegiatan ini. Semoga langkah-langkah kecil ini bisa membawa perubahan besar bagi pendidikan di Bangka Barat.

Daftar hadir peserta (18 peserta)





Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Baca juga yang ini ya...

Ini Dia, Rencana Aksi Saya Sebagai Sahabat Teknologi! Manusia Merencanakan, Tuhan Menggariskan!

Dalam rentang waktu 14-28 Oktober 2024, saya berkesempatan menjalankan Action Plan sebagai Sahabat Teknologi 2024 Provinsi Kepulau...